CATATAN DARI GARIS DEPAN: Kisah-kisah Nyata dari Para Pejuang Kemanusiaan

Kisah nyata kemanusian

5/15/20261 min read

Penulis : Henny Puspita Sari, Safira Mayeza Qolbana, Roni Afronal, Raisa Oktafia, Sherly Putri Utami, Dewi Permata Sari Hura, Nurhalimah, Ivan Agusman, Muhammad Ziqri, Sarah Uzlifah, Rahma Salmiarti.
Published : 15 Mei 2026
Cetakan Pertama: Maret, 2026
Dimensi : v, 81, Uk: 15 x 23 cm
ISBN : Sedang diproses
QRCBN : Sedang diproses

Keywords: Kemanusiaan, Respons Pascabencana, Relawan, Empati, Pelayanan Kesehatan.

Synopsis

Bencana tidak hanya meruntuhkan rumah dan jalan, tetapi juga meninggalkan luka, kehilangan, dan ketidakpastian bagi mereka yang mengalaminya. Namun di tengah situasi itu, selalu ada orang-orang yang memilih hadir untuk membantu, mendengar, dan menguatkan. “Catatan dari Garis Depan: Kisah-kisah Nyata dari Para Pejuang Kemanusiaan” menghadirkan kumpulan cerita nyata dari para relawan, tenaga kesehatan, volunteer remaja, dan tim kemanusiaan yang terlibat dalam respons pascabencana di Sumatera Barat tahun 2025–2026. Ditulis dari pengalaman langsung di lapangan, buku ini merekam perjalanan penuh empati, perjuangan, dinamika tim, kelelahan, harapan, hingga makna kemanusiaan yang tumbuh di tengah situasi sulit.

Setiap kisah memperlihatkan bahwa kerja kemanusiaan bukan hanya tentang memberikan bantuan medis atau logistik, tetapi juga tentang kehadiran, perhatian, dan keberanian untuk tetap bertahan bersama masyarakat yang terdampak. Dari posko sederhana, pelayanan kesehatan keliling, hingga malam-malam penuh ketegangan di daerah bencana, para penulis belajar bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat menjadi harapan besar bagi orang lain. Buku ini bukan sekadar dokumentasi pengalaman, melainkan refleksi tentang arti menjadi manusia bagi manusia lainnya. Sebuah kisah tentang empati yang tumbuh sebelum rompi relawan dikenakan, dan tentang bagaimana kemanusiaan selalu menemukan jalannya bahkan di tengah kondisi paling rapuh sekalipun.

Biografi Penulis

Henny Puspita Sari, Safira Mayeza Qolbana, Roni Afronal, Raisa Oktafia, Sherly Putri Utami, Dewi Permata Sari Hura, Nurhalimah, Ivan Agusman, Muhammad Ziqri, Sarah Uzlifah, dan Rahma Salmiarti merupakan bagian dari Tim Humanitarian Respons Pascabencana PKBI Sumatera Barat tahun 2025–2026 yang terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.

Berangkat dari latar belakang yang beragam, mulai dari tenaga kesehatan, relawan, hingga pegiat sosial, para penulis dipersatukan oleh semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Melalui pengalaman turun langsung ke lapangan, mereka menyaksikan berbagai kisah tentang kehilangan, perjuangan, harapan, serta kekuatan masyarakat untuk bangkit kembali.